LMP Lamtim Gruduk Kantor Bupati,Ini Tuntutan Ke Bupati dan Sekda

 

Lampung Timur,(Saiwawai.id)–Puluhan anggota Laskar Merah Putih markas Cabang Lampung Timur Menggruduk Kantor Bupati guna menyampaikn aspirasi masyarakat dan menagih janji janji Bupati saat mencalonkan diri pada tahun 2019.,kamis 9 Desember 2021.

Setidaknya ada 7 poin yang di sampaikan orator saat menyampaikan orasi.

-Meminta Bupati dan wakil Bupati Segera menepati janji saat menjadi calon yang akan membantu pemekaran wilayah Lampung Tenggara.

-meminta Bupati menghentikan infor pejabat atau ASN dari luar daerah karena sangat membebani APBD Lam-Tim

-Meminta Bupati melalui Kadis PUPR agar tidak mencairkan proyek yang di kerjakan secara amburadul atau tidak sesuai dengan spek dan RAB.salah satunya pekerjaan jalan Desa Bumijawa menuju Purbo Linggo yang bernilay puluhan Milyar.

-Hentikan permainan proyek yang terindikasi hanya di dapat kelompok/golongan tertentu dengan modus merekrut orang orang dekat untuk menjadi penerima kuasa Direktur

-Hentikan proses pekerjaan proyek yang tidak mengikuti jadwal proses tahapan sesuai dengan kontrak yang di buat oleh Dinas PUPR Kabupaten Lam-Tim.

-Meminta SekdaKab Lam-Tim untuk menjelaskan dan melaporkan ke KPK Dinas PUPR terkait pengatahuannya yang menyebutkan bahwa proyek pembangunan pemerintah daerah kebupaten Lam-Tim adalah pemberian dari kepala Dinas PUPR,bukannya hasil dari proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.Sesuai dengan pernyataan Sekda di Tugu Desa Bumijawa 15 November 2021 silam saat mengecek hasil pekerjaan proyek jalan Desa Bumijawa menuju Purbolinggo.

-Meminta Bupati membatalkan penganggaran pembangunan sarana dan prasarana rumah dinas Bupati TA 202,yang akan menelan APBD hampir 12 Milyar yang di anggap hanya menghambur hamburkan Anggaran Sementara infrastruktur di Lam-Tim ,masih banyak yang perlu di perbaiki.

Serta dalam orasi yang di sampaikan oleh HERI ,Mengingatkan Bupati Bahwa Lampung Timur adalah pemerintahan bukan Kerajaan,maka dari itu Bupati harus berpikir untuk kemajuan,Apabila masih mengandalkan APBD dan APBN dengan setoran proyek 20% Maka kabupaten Lam-Tim akan sulit untuk maju seperti daerah daerah lain.(RBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.