Wahdi Paparkan Evaluasi SAKIP Kota Metro Dihadapan Tim Kemenpan RB

Bandar Lampung, (saiwawai.id)-Wali Kota Metro, Wahdi menyampaikan paparan tentang Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Pemerintah Kota Metro dihadapan Tim Kemenpan RB yang dilaksanakan di Hotel Novotel Bandar lampung, Senin (18 September 2023).

Hal ini merupakan rangkaian pelaksanaan Evaluasi SAKIP Tahun 2023
Tampak mendampingi Wahdi, Sekretaris Daerah Kota Metro, Kadis Kominfo, Kadis Perdagangan, Kadis Parpora, Kepala Bappeda Kota Metro, serta OPD terkait di lingkungan Pememerintah Kota Metro.

Dalam paparanya, Wahdi menjelaskan isu strategis yang dihadapi Kota Metro yakni masalah pertumbuhan ekonomi, angka pengangguran, angka kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Keempat hal ini telah tertuang dalam misi ke-2 pembangunan Kota Metro untuk selanjutnya ditindaklanjuti dengan memiliki 14 Indikator Kinerja Utama, tujuh diantaranya telah melampaui target termasuk didalamnya target persentase penduduk miskin, yang pada tahun 2021 sebesar 8,93% berhasil ditekan menjadi 7,87% pada tahun 2022. Dalam pencapaian IKU tersebut, Pemerintah Kota Metro berhasil melakukan efisiensi anggaran sebesar 2,87% dari realisasi anggaran. Efisiensi penggunaan anggaran berhasil dilakukan pada tujuh IKU yang telah melampaui target (Outstanding Outcomes). Kedepannya, kita berusaha agar efisiensi dapat dilakukan pada semua Program dan Kegiatan dalam pencapaian IKU sebagai bentuk/implementasi cross cutting program dan kegiatan.

Lebih lanjut dijelaskan, Indikator Kinerja Utama Kota diwujudkan dengan beberapa upaya yang dikemas dalam Cascading IKU. Yakni Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, maka perlu di tingkatkan implementasi reformasi birokrasi dengan indicator nilai RB dan SAKIP, Mewujudkan masyarakat sehat jasmani, rohani, dan sosial..
Untuk diketahui, bahwa nilai RB Kota Metro Tahun 2022 telah mencapai 65,61 (B) sementara Nilai SAKIP sudah mencapai 68,04 (B) hal ini membuktikan keseriusan Pemerintah Kota Metro untuk terus meningkatkan capaian SAKIP, hal ini juga menunjukan komitmen Pemerintah Kota Metro dalam efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran,” jelasnya

Wahdi menjelaskan, 11 Rekomendasi dari hasil evaluasi SAKIP yang semuanya sudah ditindak lanjuti oleh masing-masing OPD Pengampu dan LHE SAKIP Kota Metro terus dioptimalkan dengan mengefektifkan penerapan manajemen kinerja dan budaya kinerja. Hal ini dikemas dengan langkah nyata. Yakni Reviu Dokumen Perencanaan dan penguatan komitmen pimpinan, Penjabaran, keselarasan dan keterkaitan kinerja, Kolaboratif, sinergi, crosscutting program dalam pencapaian visi-Misi, Monev atas pencapaian kinerja, Dukungan Sistem Informasi dan perubahan pola pikir.

Pihaknya menambahkan, Progres Implementasi SAKIP ini Pemerintah Kota Metro yakni telah Sesuai dengan Permenpan 88 Tahun 2021 yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan Evaluasi SAKIP, Pemerintah Kota Metro terus mendorong implementasinya di setiap OPD. Mulai dari upload dokumen Sakip pada aplikasi E-SAKIP REVIU Menpan RB hingga penyusunan Laporan Kinerja untuk menjadi bahan perbaikan selanjutnya.

Kemudian dengan Permenpan 89 Tahun 2021 tentang penjenjangan kinerja Instansi Pemerintah pemerintah Kota Metro melalui Bappeda sebagai leading sektor telah menyusun Pohon Kinerja, Cascading Kinerja, hingga Crosscuting untuk mewujudkan efisiensi penggunaan sumberdaya pembangunan yang sangat terbatas. Sehingga program dan kegiatan yang dilaksanakan benar-benar dapat tepat sasaran.

Selanjutnya, berkaitan dengan implementasi SPBE, Pemerintah Kota Metro telah mengunakan SIPD dan SIMDA dalam Perencanaan dan Pengganggaran. Kemudian melalui kerjasama Bagian Organisasi, Kominfo, dan BKPSDM dan OPD lainnya telah menggunakan Aplikasi E-Absensi, E-Kinerja, E-Surat, dan E-SAKIP, dalam melaksanakan evaluasi kinerja yang juga merupakan bagian dari penguatan SAKIP di lingkup Pemerintah Kota Metro.

“Tentunya segala inovasi ini merupakan buah dari pelaksanaan SAKIP di Kota Metro, semoga dengan komitmen besar dan usaha besar, Predikat Nilai SAKIP Kota Metro bisa mencapai “BB” tahun ini, mari bersama seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Metror untuk mendukung upaya besar ini,” jelasnya.

Sementara, Sekretaris Derah Propinsi juga mengatakan tim SAKIP Provinsi Lampung tahun 2023, talah berkolaborasi dengan lintas Perangkat Daerah agar dalam penggunaan APBD bermuara ke arah pengetesan kemiskinan yang dilaksanakan secara efektif dan efisien, Hal ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti kebijakan Pemerintah terkait dengan pelaksanaan RB tematik dan akuntabilitas kerja.

“Berbagai langkah yang telah dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Lampung menghadirkan 8 Perangkat Daerah dan 3 Kabupaten Kota yaitu Kota Metro, Kabupaten Tanggamus dan Mesuji sebagai sample untuk dilaksanakan evaluasi, mudah mudahan paparan yang disampaikan dapat sesuai dengan yang diharapkan tim evaluator”. Kata Fahrizal.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.