Yantinah Pejuang Rupiah Kota Metro

 

Saiwawai.id,Metro – Ditengah hiruk pikuknya Kota Metro, ada seorang wanita yang berjuang seorang diri demi memenuhi kebutuhan hidupnya ,ibu dan anaknya. Sosok seorang pejuang rupiah.

Yantinah (38) adalah sosok seorang wanita yang tangguh, di tengah kehidupannya yang sulit Yantinah tetap berjuang untuk memenuhi kebutuhan ibunya yang stroke ringan dan membiayai anaknya yang masih sekolah.Dalam obrolan singkatnya di Lapangan Samber Park Kota Metro, selasa (15/6/22)

Yantinah warga Metro berusia 38 tahun bercerita, saya hidup bersama dengan ibu saya yang sedang sakit stroke ringan. Saya keluar rumah cari rongsokan dari jam 4 subuh dan pulang jam 2 malam demi untuk memenuhi kebutuhan ibu saya yang sakit dan anak saya yang masih sekolah di SMP Negeri 3 Kota Metro, Sehari- hari saya mencari rompesan di pasar untuk makan agar dapat mengurangi biaya hidup karena pekerjaan saya hanyalah mencari rongsokan keliling baik itu di pasar ataupun di tempat keramaian.

Saya hanya ingin apa yang di butuhkan anak dan ibu saya dapat terpenuhi dan saya tidak ingin anak saya menjalani hidup susah seperti saya sekarang, dari penghasilan saya sedikit demi sedikit saya kumpulkan untuk masa depan anak saya, saya bersyukur ALLAH kasih saya kesehatan supaya saya dapat terus bekerja untuk mereka di rumah.

Terkadang saya di bilang orang tidak waras karena penampilan saya yang seperti ini, padahal saya seperti ini karena menghemat, saya lebih mementingkan untuk kebutuhan di rumah, apalagi anak saya minta sepeda motor untuk sekolahnya, jadi saya harus lebih berhemat lagi, kata yantinah.

Saya hidup sendiri sudah dari empat belas tahun yang lalu, suami saya tidak bertanggung jawab dia pergi meninggalkan saya setelah saya melahirkan anak saya sampai sekarang ini. Jadi saya berusaha sendiri untuk memenuhi kebutuhan saya dan anak saya baik itu makan, pakaian sampai biaya sekolahpun saya berusaha sendiri dengan mencari rongsokan. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.