Walikota Metro Mengunjungi SMPN 3 Metro dalam Memonitoring Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

 

Saiwawai.id,Metro – Walikota Metro mengunjungi sekolah yang ada di Kota Metro dalam kegiatan Monitoring simulasi pembelajaran tatap muka terbatas UPTD Kota Metro 2021 dalam kegiatan tersebut Wahdi selaku Walikota Metro menyampaikan kesiapan sekolah – sekolah yang ada di Kota Metro dalam menghadapi simulasi pembelajaran tatap muka terbatas tersebut, kamis 26/08/2031.

Wahdi menyampaikan kesiapan sekolah 6 sekolah yang sudah di Monitoring dan kesiapan dari sekolah tersebut sudah sampai 100% tetapi belum mencapai titik sempurna dalam penerapan nya, dan juga diharapkan kedepanya anak – anak, serta para guru sudah menerima vaksin secara menyeluruh, Dan kita dapat hidup dalam proses pendidikan baru New now let’s.

“Kita sudah meninjau 6 sekolah dan itu sudah mencapai 100% dalam kesiapan tetapi belum mencapai kesempurnaan dalam kesiapan pembelajaran tatap muka terbatas ini, ya ini sesuai dengan intruksi yang sudah ada tetapi polanya adalah simulasi sehingga anak didik kita dapat belajar secara offline tetapi ini tentu masih proses dan ya pembelajaran secara online juga tetap terus berjalan, dan diharapkan kedepanya seluruh guru dan murid dapat divaksin contohnya di SMK N 3 Metro ini dari 45 guru yang belum divaksin hanya 5 dikarenakan kemarin sakit, dan juga setiap sekolah harus membentuk satgas sekolah sesuai dengan SKB Mentri Negara itu adalah poin-poin pentingnya dalam menghadapi proses pembelajaran baru New now let’s” Terangnya.

Lusi andriani selaku kepala sekolah SMP Negeri 3 Kota Metro menambahkan bahwa dalam semulasi ini sekolah telah menyiapkan pengukuran suhu dan hand sanitizer, dan dalam satu kelas akan diisi oleh enam sampai delapan siswa, untuk vaksinasi siswa pihak sekolah sudah mengajukan kepada puskesmas tetapi dikarenakan belum tersedianya obat vaksin tersebut pun belum dilaksanakan tetapi untuk guru sudah hampir seluruh divaksinasi.

” Dalam simulasi kami siap apabila pembelajaran tatap muka terbatas dan kedepannya ketika siswa-siswi memasuki sekolah akan kami cek suhu tubuh terlebih dahulu dan apabila ada yang bersuhu tinggi makan akan kami hubungi pihak orang tua atau wali murid tersebut agar dapat di jemput atau akan kami antarkan pulang, dan ketika didalam kelas setiap murid akan kami berikan hand sanitizer, dan ketika sudah pembelajaran berakhir makan seisi ruangan akan kami semprot kembali dengan disinfektan demi menjaga kebersihannya, dan untuk vaksinasi murid kami sudah mengajukan secara langsung kepada pihak puskesmas maupun kesehatan tetapi dikarenakan di metro obatnya belum tersedia makanya kami belum melakukannya” Tutupnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.